Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

Menyemarakkan Masjid dengan Salat Dhuha, Yuk!

Beberapa pekan belakangan kegiatan anak-anak untuk salat Dhuha di masjid kembali aktif. Kegiatan ini dilakukan sepekan sekali pada hari Ahad sekitar pukul 08.00.

Sekitar pukul 07.30 kita akan mendengar suara Tyas mengumumkan di pengeras suara “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, pengumuman, pengumuman ini ditujukan kepada pengajian anak-anak Masjid Kebondalem dan IRMAK Masjid Kebondalem diharapkan segera berkumpul di masjid untuk melaksanakan salat dhuha. Sudah ditunggu teman-teman.” Kadang personil yang mengumumkan bergantian, maklum anak-anak penasaran dengan semua hal termasuk ingin mendengar suaranya sendiri dari pengeras suara. Kadang mereka bersama-sama mengumumkannya hingga pengumuman malah terdengar kurang jelas.
Lima belas menit kemudian anak-anak, secara bersama-sama, membacakan doa salat Dhuha. Lagi-lagi di pengeras suara. Supaya seluruh kampung turut serta sehingga doa itu lebih cepat menembus langit. Allahumma inni dhuha a dhuha uka... ah, mereka nampaknya begitu menikmati menjalani saling mengingatkan dalam kebaikan.

anak-anak salat Dhuha dengan khusyuk


Setelah itu, mereka akan berjajar rapi membentuk saf untuk salat Dhuha berjamaah. Dua rakaat lalu salam. Kemudian, secara bersama-sama berdoa lagi Allahumma inni dhuha a dhuha uka...
Selepas itu, mereka akan berkumpul untuk membentuk lingkaran sambil menghafalkan surat As-Syams dan Ad-Dhuha serta tentu saja doa salat Dhuha. Masing-masing anak membawa teks dan membacanya secara bersamaan.

anak-anak sedang menghafal Ad-Dhuha, As-Syam, dan doa Salat Dhuha

Kegiatan ini diharapkan dapat membuat anak-anak terbiasa menjalankan ibadah bukan saja yang wajib namun juga sunah. Semoga kebiasaan baik ini bisa diteruskan hingga dewasa sehingga generasi yang baik akan tercipta. Selain itu, dengan mengajak anak-anak harapannya juga bisa menyentil orang-orang dewasa agar lebih giat lagi hehe.

***

Salat Dhuha merupakan salah satu salat sunah yang utama. Bisa dilakukan sendiri maupun berjamaah. Jumlah rakaatnya bisa mulai dari dua hingga dua belas, salam dilakukan setiap dua rakaat. Ketika melakukan salat dhuha, disunahkan membaca QS. As-Syams di rakaat pertama dan QS. Adh-Dhuha di rakaat kedua. Setelah salam, doa yang dibaca adalah Allahumma inni dhuha a dhuha uka wal baha a baha uka wal jamala jamaluka wal quwata quwatuka wal qudrata qudratuka wal ismata ismatuka. Allahumma inkana rizqi fissama’i wa inkana fil ardhi fa ahrijhu wa inkana mu’shiron fayasirhu wa inkana haraman fathohirhu wa inkana ba’idan fa qaribhu. Bihaqqi dhuha ika wa baha ika wa jamaliki wa quwatika, wa qudratika, maa ataita ibadaksh sholikhin. Fadhilah Salat Dhuha bisa tanya mbah google deh. Karena rasanya tulisan ini sudah terlalu panjang hehe.

Semoga apa yang sudah dimulai oleh anak-anak ini, bisa menginspirasi kita semua :) 

Senin, 02 September 2013

Syawal yang Menuai Persaudaraan


Syawalan Badko

Tahun ini untuk kedua kalinya pengajian anak-anak Masjid Kebondalem diundang ke acara Syawalan TKA-TPA se-Kecamatan Sedayu yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi (Badko) TKA-TPA Kec. Sedayu. Acara ini digelar pada Ahad, 25 Agustus 2013 di Masjid Hikmah Tawakal, UMBY. Syawalan ini berlangsung meriah karena dihadiri oleh TKA-TPA se-Kecamatan Sedayu. Pada kesempatan itu, dibagikan doorprize, lomba kreatifitas TKA-TPA, dan ada juga dongeng dari Kak Akrom. Alhamdulillah, anak-anak Masjid Kebondalem terbukti kretif karena berhasil membawa pulang trophy juara I dengan menampilkan Tari Saman dan Gerak Lagu “25 Nabi”. Ini dia video panampilan kami, juga yang ini. Check this out.
Rini menerima piala dari pengurus Badko, yg kefoto dibelakangnya itu, pialanya Gunung Emas, juara 2

Horrrrreeeee.... Alhamdulillah

foto rame-rame bersama piala :D
Syawalan Lima Jamaah

Sejak sekitar dua tahun lalu, Takmir Masjid Kebondalem bersama empat takmir masjid di sekitarnya membentuk Forum Silaturahmi Lima Takmir Masjid. Jadilah perayaan-perayaan hari besar Islam diselenggarakan bersama, tempatnya ditentukan secara bergiliran di lima masjid, Masjid Kebondalem, Masjid Gunung Emas, Masjid Al-Amin, Masjid Kamirejo, dan Masjid Darul Ulum.

Tahun ini, acara syawalan diselenggarakan pada 31 Agustus 2013 di Masjid Gunung Emas setelah pada tahun sebelumnya di Masjid Kebondalem. Acara ini dipandu oleh duo MC Iwan-Tika (Mbak Tika lebih tepatnya) yang berlangsung secara khidmat juga meriah. Masing-masing jamaah menampilkan kreasinya masing-masing. Ada drama, gerak lagu, tari tradisional, dan drumband (?), meriah deh pokoknya. Masjid Kebondalem menampilkan gerak dan lagu “Alhamdulillah” dan pembacaan puisi namun sayang karena kesalahan teknis sehingga penampilan kami kurang maksimal. Pengajiannya sendiri dimulai agak malam sekitar pukul 21.30. hikmah Syawalan disampaikan oleh Ustadz Suyanto, selain penuh dengan nasihat tentu juga diselingi guyonan renyah sehingga mata yang sebenarnya mengantuk sanggup bertahan hingga akhir acara.

Milad ke-22 TKA-TPA Masjid Gunung Emas

Paginya, 1 September 2013 Masjid Gunung Emas kembali memiliki hajat besar yaitu menggelar syukuran hari jadinya yang ke 22. Di acara ini, santri-santri TKA-TPA Gunung Emas menampilkan pelbagai potensi seperti unjuk kebolehan membaca Al-Qur’an, memainkan alat musik, menari, dan yang paling oke adalah memainkan drama dalam bahasa Inggris. Meskipun belum full english version dan pronounce yang kadang kurang jelas namun tetep aja keren karena yang main rata-rata masih SD dan awal SMP gitu. Ya bukan hal yang mengherankan mestinya karena di zaman globalisasi seperti sekarang, bahasa Inggris menjadi tuntutan. Penampilan ini terasa spesial karena aku baru pertama liat gelar potensi TPA dan menampilkan drama bahasa Inggris, biasanya kan nari, nyanyi, baca puisi, kalaupun drama dalam bahasa Indonesia. Nah kapan nih Masjid Kebondalem mau menampilakan bakat seperti ini? Hehe.

Acara yang juga berkesan menurut admin pribadi sih, dongeng. Kali ini pendongengnya Kak Aris, sang pahlawan bertopeng. Pada kesempatan ini beliau menceritakan fragmen mengapa tahun kelahiran Rasulullah disebut tahun gajah, seperti tertuang dalam QS. Al-Fiil. Cerita ini sebenarnya sudah menjadi pengetahuan umum bagi anak-anak TPA namun hebatnya  beliau menyampaikan dengan cara yang berbeda sehingga menarik untuk disimak. Humor-humor yang beliau lempar, caranya membuat alur, kelihaiannya menirukan pelbagai suara menjadikan kisah ini seakan baru dan segar (meski memang tidak pernah menjadi usang) tanpa menghilangkan esensinya.

Santri Masjid Kebondalem menjadi salah satu undangan untuk hadir ke acara ini, sebuah kebahagiaan tentunya. Akhir kata SELAMAT DAN SUKSES TKA-TPA MASJID GUNUNG EMAS.

Sebelum tulisan ini diakhiri dan sebelum Bulan Syawal berganti lagi, kami segenap keluarga besar Masjid Kebondalem mengucapkan Taqaballahu minna wa minkum, Taqabal ya Karim, Minal Aidzin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.


Minggu, 01 September 2013

Puisi dari Kebondalem 1


Doaku

Oleh: Salsabilla A.F

Ketika adzan berkumandang
Hati ini terasa tenang
Senyuman menghiasi wajah ini
Seakan menghapus segala pikiran

Kaki ini melangkah ke rumah-Nya
Untuk berdoa memohon ampun
Suasana nyaman berada di masjid
Menenangkan gejolak hati ini

Tuhan, ampunilah dosaku
Dosa-dosa yang telah kuperbuat
Tuhan, terimalah doaku
Doa-doa yang telah kuminta

Setiap hari aku berdoa
Untuk meminta petunjuk-Mu
Tuntun aku ke jalan yang benar
Agar ku dapat ridha-Mu

Perjuangan

Oleh: Diana Lestari

Wahai nabiku
Nabi Muhammad SAW
Nabi yang terakhir
Walau terakhir
Namun agama yang kau bawa
Bukanlah main-main

Engkau tunjukkan
Bagaimana perjuanganmu
Perjuangan dalam menyebarkan Islam
Bertubi-tubi rintangan
Beribu-ribu cobaan
Engkau hadapi dengan sabar
Karena kesabaranmu
Allah, Tuhan kita
Memberi kemudahan

Dengan banyaknya pengikutmu
Engkau mudah menyebarkan Islam
Tetapi engkau tetap rendah hati
Dan engkau tetap berjuang
Untuk menambah pengikut
Supaya banyak orang yang selamat
Karena engkaulah
Kami berada di agama yang benar ini
Sungguh engkaulah
Nabi kami
Rasul utusan Allah SWT

Jihadku untuk Surga-Mu

Oleh: Ashri Nurul Izza Hanum

Semilir angin membelai lembut
Lantunan asma-Mu mengiringiku
Kala kaki ini melangkah
Berjihadku untuk surga–Mu

Teringat aku...

Tatkala Kau curahkan padaku limpahan rahmat-Mu
Tatkala Kau sinariku dengan sinar cahaya-Mu
Ku persembahkan sujud syukurku di hadap-Mu

Tapi entah mengapa
Ketika ku coba mengetuk pintu surga-Mu
Masih tertutup rapat

Apa aku terlalu kotor, ya Rabb?
Apa aku terlalu dzalim, ya Rabb?

Lalu guna apa?
Guna apa tetes air mata di setiap malamku?
Lalu guna apa?
Ketika sujud ini tersembah untuk-Mu?

Hanya kata ‘entah’ yang ku kenal

Namun kupercaya, dan ku tetap berpegang teguh
Bahwa
Kau Maha Melihat
Kau Maha Mendengar
Mendengar sgala pintaku
Dari sosok kecil berlumur dosa




Minggu, 24 Juli 2011

“RAJA LELE” - sekelumit cerita saat panen ikan di kolam masjid – 1432 H



Menjelang ramadhan tahun ini, banyak kegiatan dalam menyambut datangnya bulan Suci di Kebondalem. Salah satu agenda yang telah terlaksana adalah memanen ikan di kolam Masjid Kebondalem. Dengan menggunakan diesel penyedot air, kolam dikuras terlebih dulu agar ikan lebih mudah ditangkap. Ada banyak jenis ikan yang ada di kolam ini, baik yang memang sengaja dipelihara oleh irmak, ataupun ikan yang dititipkan warga untuk “meramaikan” kolam ini. Ada nila, bawal, sapu-sapu, patin, dan juga yang paling menarik perhatian “Raja Lele” (djumbo-red) karena ukurannya yang memang paling besar di kolam ini.



Inilah salah satu kegiatan bersama warga Kebondalem, sebagai ajang untuk mempererat keakraban satu sama lain.

Senin, 13 Juni 2011

Sedikit Air Mata, Untukmu Saudaraku...

Pagi itu, di penghujung tahun lalu, kami semua melihat lagi sebuah petunjuk, sebuah tanda kebesaran Sang Maha Pencipta. Abu putih menyelimuti desa kami tercinta, Kebondalem. Abu yang tentunya kami semua tahu, bahwa ia adalah sisa dari suatu pembakaran. Tapi kami tak tahu apa yang terbakar, hingga mentari bangun dan muncul dari peraduannya di ufuk timur, walau tak se-garang biasanya. Karena ternyata abu itu tak hanya menutupi desa kami, namun sebagian besar wilayah Yogyakarta dan juga kota-kota lain.

Subhanallah, Sang Jabal yang konon katanya dijaga oleh seorang kuncen bernama Maridjan, memuntahkan isi perutnya. Ya,.. Merapi meletus lagi. Dan apa yang terjadi, hamparan hutan hijau yang dulu sejuk, seketika menjadi hangus terbakar, panas. Batang-batang yang dulu gagah berdiri nan indah, kini lumpuh tak berdaya. Burung-burung yang dulu lincah terbang, kini kehilangan habitatnya. Para penggembala pun, kini tak tahu harus kemana mencarikan makanan untuk ternaknya. Tak cuma itu, Sang Izroil pun datang untuk menjemput jiwa-jiwa milik-Nya, jiwa-jiwa yang memang telah habis jatah nafasnya di dunia. Inilah cara Allah agar kita selau ingat...





Dengan bencana ini kita melihat.
Dengan bencana ini kita sadar.
Dengan bencana ini kita berbagi.

Harus kah kita menuggu datangnya bencana, baru kita sadar untuk berbagi seperti ini... Ya Robb, ampuni kami... Ya Robb, terima kasih telah mengingatkan kami...





Mungkin hanya hal kecil ini yang bisa kita lakukan, hanya yang sedikit ini yang bisa kita berikan, selain do’a yang selalu kita panjatkan. Terima kasih kepada warga kebondalem dan sekitar yang telah berpartisipasi. Semoga Allah meridhoi ikhtiar yang kita lakukan. Amiin.

Sabtu, 15 Mei 2010

Mukmin yang kuat lebih dicintai....

Sebuah pemahaman baru bagi kami, bahwa pengabdian tak melulu orientasi ke luar organisasi (masyarakat). Maksudnya sebuah keluarga (seperti IRMAK) tentu butuh konsolidasi internal agar lebih kuat, tak hanya secara ikatan hati namun juga terlihat pada jasmaninya. Jika setiap individu sudah berupaya keras untuk meningkatkan keimanan hatinya dengan beribadah (ritual), maka bukan berarti harus berhenti pada perjuangan hati, tapi fisik juga tak kalah penting.




المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف، وفي كلٍّ خير
Artinya, “Seorang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah, dan pada setiap keduanya ada kebaikan”.(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah Rodhiyallahu ‘anhu.)


Sebuah kegiatan rutinitas baru para pejuang IRMAK yaitu futsal. Sebenarnya dulu sewaktu kami masih SD, sering main bola di lapangan voli dusun Kebondalem. Namun karena tuntutan kesibukan, maka kami jarang melakukannya. Dan sekarang baru teringat bahwa kami butuh mengolah raga ini, sebagai wujud rasa syukur kita kepada Sang Penguasa raga manusia... karena mukmin yang kuat lebih dicintai...






Sejarah Singkat (sumber: wiki...)
Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala.
Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.

Jumat, 02 Oktober 2009

Pengenalan Teknologi LCD Projector pada Anak

Pengenalan teknologi seyogyanya dimulai secepat dan setepat mungkin. Derasnya arus dan pesatnya perkembangan teknologi membuat banyak orang tua "stress", khawatir akan apa yang terjadi pada buah hatinya kelak, karena teknologi justru kadang menjerumuskan. Oleh karena nya, sedini mungkin kita harus menjelaskan apa guna teknologi yang sebenarnya agar tak salah sasaran.



Beberapa waktu yang lalu (saat ramadhan 1430 H), jama'ah pengajian anak-anak Masjid Kebondalem mengikuti acara nonton bareng cerita kartun Nabi sulaiman as, tentunya dengan pengenalan teknologi yang masih jarang di kampung kami. Yaitu menggunakan LCD projektor yang displaynya diarahkan ke dinding masjid. Jadi, kita bisa melihat "monitor" yang lebar pada dinding. Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti acara "ngabuburit" kali ini di masjid Kebondalem ini.

Proyektor LCD adalah jenis proyektor video untuk menampilkan video, foto atau data komputer pada layar atau permukaan datar lainnya. Untuk menampilkan gambar, LCD (liquid crystal display) proyektor biasanya mengirim cahaya dari lampu halida logam melalui prisma yang memisahkan cahaya ke tiga silikon poli panel - masing-masing untuk merah, hijau, dan biru komponen dari sinyal video. Sebagai cahaya terpolarisasi yang melewati panel (kombinasi dari polarizer, LCD panel dan analyzer), setiap piksel dapat dibuka untuk mengatur cahaya untuk lolos atau ditutup untuk menghalangi cahaya. Kombinasi buka-tutup piksel dapat menghasilkan berbagai warna dan nuansa dalam gambar diproyeksikan.


(gambar)
Lampu halida logam digunakan karena memiliki keluaran yang ideal dalam hal struktur warna dan spektrum warna yang luas. Lampu ini juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan jumlah cahaya yang sangat banyak dalam area yang kecil. (sumber:wikipedia)

Jumat, 16 Januari 2009

Masjid Agung Surakarta



Masjid Agung dibangun oleh PB III tahun 1763 dan selesai pada tahun 1768.

Merupakan masjid dengan katagori MASJID JAMI', yaitu masjid yang digunakan untuk sholat lima waktu dan sholat Jum'at. Dengan status MASJID NEGARA/KERAJAAN karena segala keperluan masjid disediakan oleh kerajaan dan masjid juga dipergunakan untuk upacara keagamaan yang diselenggarakan kerajaan.


Beberapa waktu yang lalu warga Mbobosand sempat sholat berjama'ah disana. Yaitu dalam rangka perjalanan kembali dari Astana Giribangun (Solo)-wisata ziarah 2008-

Bisa dibandingkan fotonya:


Jumat, 09 Januari 2009

takbir keliling 1429 H

Idul Adha 1429 H – masjid kebondalem
Pada Minggu, malam senin, tanggal 07 Desember 08 kemaren (10 Dzulhijah 1429 H), IRMAK mengadakan takbir keliling untuk Jamaah Pengajian Anak-Anak masjid Kebondalem. Tak disangka ternyata jamaah anak-anak Masjid Gunung Mas dan Masjid Kemusuk Lor juga ikutan. Sehingga acara menjadi semakin ramai. Kegiatan ini dilakukan untuk memotivasi kita semua (khususnya anak-anak) agar selalu senantiasa berdzikir (mengingat Allah). Seperti tema yang kita angkat pada kegiatan ini yaitu “Ayo.. Berdzikir, Serukan Takbir”.



Kegiatan takbir keliling ini dimulai ba’da isya’ dan start- finish di Masjid kebondalem. Walaupun pada saat akan dimulai, gerimis mulai menemani jua. Namun anak-anak tetap bersemangat untuk menyerukan takbir. Beberapa orang tua juga ikutan dalam kegiatan ini. Perjalanan dimulai dari sebalah barat Masjid Kebondalem kemudian menuju utara melewati jalan tengah desa Srontakan, terus menuju utara sampai kemusuk Kidul dan Kemusuk Lor kemudiam lewat samping rumah Pak Lurah ke Selatan Menuju Masjid Gunung Mas. Setelah melewati rel Kereta Api kemudian belok kiri masuk pedukuhan Gunung Mas dan sampailah di Masjid Gunung Mas, Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju ke utara lagi menuju masjid Tercinta…



Akhirnya sampai juga di pelataran Masjid Kebondalem. Alhamdulillah selama perjalanan tidak hujan, dan acaranya juga lancar. Dalam kondisi yang cukup melelahkan anak-anak dijamu oleh panitia dengan minum teh hangat dan makan snack. Tak terasa ternyata sapi-sapi juga sudah menunggu di selatan masjid, untuk besok paginya dikurbankan.

Senin, 08 September 2008

JOGJA-TV ... I'm coming !!!

Setelah lama tidak posting (memasang tulisan) di sini, cahlorrel akan sedikit bercerita tentang pengalaman Pengajian Ahad Pagi, perdana di Ramadhan 1429 H. ...... Al kisah pada tanggal 7 september 2008, yang bertepatan dengan 7 ramadhan, hari Ahad, mas Bagus cs berencana menjemput pembicara di Jogja TV. Kebetulan pembicara ahad pagi perdana adalah Ust. Sayyid Abu Fatih (Satria Baja Islam) yang juga seorang pebisnis, sekaligus perukyah (mengusir jin dengan ayat Al-Quran).

Hari itu Mas Bagus, Pak Haris, dan Mas Muzani bergegas untuk melaksanakan tugas langsung ba'da subuh. Sebuah mobil yang dikendarai pak Haris langsung menuju ring road selatan untuk menuju jalan wonosari (alamat Jogja TV). Sampai di Dongkelan Muzani merasakan getaran HP nya. Ternyata eh ternyata dari Sang Ustad. Subhanallah ada apa gerangan...? berikut cuplikannya

Muzani : "Assalamualaikum pak ustad"
Ust : "wa'alaikumusalam, nyuwun ngapunten mas kulo dipethuk ten tegalrejo mawon"

Gubrak, toeng - toeng.....?!":}>!!? (Sejenak mereka bertiga yang di dalam mobil saling memandang - mak nyuss)

Akhirnya perjalanan pun dilanjutkan ke arah utara menuju jokteng kemudian ke barat dan kemudian ke utara lagi sampai rumah pak Sayyid di tegalredo...

bersambung ...
(penasaran? jangan lewatkan cerita selanjutnya)

Selasa, 22 Juli 2008

Grojogan Rp 1000,-?

Sebuah "project" besar yang "nekat" dilakukan oleh IRMAK '08, yaitu mengadakan wisata ziarah ke solo dan sekitar. Tak tanggung-tanggung 2 bus besar "didatangkan" dari Agen bus pariwisata Karya Jasa. Dengan peserta kurang lebih 120 orang. Dan tentu saja yang menjadi target kami adalah bapak2 dan Ibu2 sebagai sebuah rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa, karena mereka telah menggembleng kami di desa tercinta, hingga kami beranjak lebih dewasa.

the commettee:


suasana saat pembagian doorprize:


di astana:

Selasa, 08 April 2008

Santri teladan


Pak dukuh (sunaryo) sedang memberikan penghargaan Santri teladan Qur'an kepada Tri Agustina.




Pak Mursidi juga memberikan penghargaan Santri teladan Iqro' kepada Sukma Maryanto.

Kamis, 03 April 2008

Khotmil Qur'an & Iqro' 1429 H

Kamis, 20 Maret 2008 (13 Rabiul Awwal 1429 H) TAKMIR Masjid Kebondalem mengadakan acara wisuda santri Pengajian anak-anak masjid Kebondalem. Acara tersebut diketuai oleh Bapak Bagus Kusuma Rahardja, SE...Dalam acara (yang alhamdulillah cukup menyedot jamaah sekitar yang cukup banyak) itu, terbagi menjadi dua acara, yaitu pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW & Khotmil Qur'an dan Iqro' oleh para santri. Adapun yang menjadi penceramah adalah dari pihak AMM (Aliansi Masjid dan Mushola).


Acara tersebut dimulai setelah Isya', dimulai dengan pentas seni anak-anak, kemudian dilanjutkan dengan wisuda santri (Khotmil Qur'an & Iqro') yang dipandu oleh Muzani sebagai moderator acara wisuda. Dan setelah itu dilanjutkan dengan pengajian.



Pada saat prosesi wisuda, terlihat suasana yang sangat khusyu', bukan dari para santri saja, namun semua jamaah juga terlihat diam, khikmat dalam mengikuti acara yang dimotori oleh Takmir dan IRMAK ini. Adapun prosesi dimulai dengan pembukaan, pembacaan surat keputusan oleh seksi pendidikan Takmir (Bp. Sarwiyanto), wisuda yang dipimpin oleh Bapak H. Bibit, BA (dibantu oleh Bp. H. Mashudi, dilanjutkan dengan Ikrar santri. dan kemudian ditutup dengan do'a dan pemberian penghargaan kepada santri teladan.
...


Adapun Piala santri teladan Iqro' diberikan kepada ananda Sukma Maryanto dan Piala santri teladan Al Qur'an jatuh ke tangan ananda Tri Agustina....
...
Semoga dengan acara seperti ini dapat meningkatkan Iman dan Takwa kita kepada Allah SWT. Amiin

Senin, 17 Maret 2008

Panitia tekbiran neng prapatan godean


Von das panitia takbiran idul adha 1429 H.
--------
Wuis...... keren - keren. kerenjeng sempeh. hua.hua.hua....ha...ha....

Selasa, 04 Maret 2008

Takbir Keliling 1429 H


ALLAHUAKBAR 2 X WALILLAHILKHAM

Hallo cah irmak yang ganteng2 n cantik2. Iseh kelingan ra pas tekbir keliling gek kapan kae? Asyik tenan yo? Panitiane pancen keren2. (sory, narsis). Tahun ngarep insyaAllah nganakake meneh. Tapi dalam bentuk yang lebih baik, tentunya.
Tapi ngerti ra? wingi ki ono tragedi pas tekan pasar menulis. Tapi gak iso tak ceritakne neng kene. Nek penasaran, takon wae cah2 sing dadi panitia. oke.
Sing dadi masalah ki sakjane dudu biaya, dudu tenaga, tapi le ngatur pesertane ki angel banget.. yo segini dulu critane...

Senin, 03 Maret 2008

Maulid Nabi 1429 H di Kebondalem

Pengajian dan Khotmil Qur'an
Konco-konco, sesuk tanggal 12 Rabiul Awwal 1429 H, pas tanggal 20 Maret 2008, Takmir Masjid Kebondalem arep nganakke pengajian akbar. Dene le weneh atur pangandikan, jarene seko AMM. AMM ngerti ra kowe? wah jan ngaku-ngaku cah IRMAK tapi ra gaul. Yo wis tak kandani. AMM kuwi singkatan seko Aliansi Masjid dan Mushola, sing markas e neng Kota Gede. Kota Gede sanu yo ra ngerti! Yo pokokmen kono kae lah.
Acarane ki selain pengajian, arep ono wisuda cah bocah mbobosand. Sanu kowe-kowe yo do ra ngerti nek neng ne dhewe ono TPA. Wah jan ra gaul banget. Makane nak sobo ki ra ning amplas wae. Sobo ki yo neng Mesjid. Bukan e sok alim tapi semata-mata dinggo memakmurkan mesjid gitu loh. Betul tidak?
Sing mesti ojo lali teko pas acarane. Sante wae, ono snack e kok. Malah khusus dinggo cah IRMAK paling oleh madhang seko ne Mas Nur. Soale kan biasane omahe Mas Nur dinggo transit le ngisi pengajian. inggih mboten, Mas? wah menu ne opo ya. Gek kapan kae ayam goreng. sesuk opo ya? Halah malah ra penting
Acara iki ketua ne Mas Bagus, Pak RT ne dhewe. Nek arep ono usul opo opo, ngomong wae mas Bagus. OKE? Nek arep protes yo karo wonge wae. hehe. Yo semoga acarane lancar n sukses. Amiin.
Hidup, IRMAK.