Kamis, 11 Juli 2013

outbound Payaman

Assalamualaikum teman teman :D

"Nyempil sedikit"
Berlari dari #CahlorrelEdisiRamadhan menuju masa lalu -_-

Mimin mau cerita sedikit boleh ?

Kemarin hari ahad 30 juni 2013 diadakan outbound oleh Forga sedayu di bumi perkemahan goa payaman sedayu *yaampun  itu jalannya kesana masyaAllah deh*, Alhamdulillah kita dapat ikut berpartisipasi, walupun enggak semua irmak ikut karena dari sananya sudah diberi persyaratan kalau pekelompok hanya boleh  ± 6 orang dan Alhamdulillah  kita dapat mengirim 2 kelompok perwakilan dari remaja putra maupun remaja putri.
Langsung saja :
ini semua serba dadakan, yah sudah biasa sih ya..
sebelum berangkat kita janjian untuk kumpul dimasjid jam set7, kita kesana hanya menggunakan motor dan  bonceng2an, outbond dimulai pukul 07.00 - 12.00 
disana kita disuruh untuk memberi nama pada kelompok masing masing dengan nama makanan, nah kalo nama tim yg putri namanya "Bakpia" dan yang putra namanya "Lemper".

outboundnya terdiri dari 5 pos yg harus kita datangi
pos 1 games nya kayak gini nih :

pos 2 : ini nanti bolanya dilempar dimasukkan keranjang

  










Pos 3 : barbel hanya menggunakan 2 rafia
 
Pos 4 : 
Pos 5 :
karena outbound identik dengan yel yel, nih Mimin kasih :
yang putra
“ Lemper … 5 jam aktifitas masih segar wouwo wouwow”
yang putri:
“bakpia…are you ready ?
yes we ready.. 1 2 3
ya ya kita kan terus berjuang
bakpia hadapi segala rintangan
bakpia janganlah berputus asa
bakpia kita remaja bondalem
bakpia..kuat tangguh dan selalu ceria ”

dari situ kita belajar kerjasama kompak percaya diri dan sosialisasi dan…
itu ya teman teman maaf kalo sedikit Geje hehehe maklum min
dokumentasi dari camera Sofyan Thohari dan Faisal Isnan Hadi  yang ikut mengancani juga terimakasih 














Wassalamualaikum :D


Rabu, 10 Juli 2013

Marhaban Ya Ramadhan 1434 H

Assalamualaikumm  teman teman, baikkan :-bd ?
halooo wah sudah 6 bulan lebih vakum dan kini muncul kembali sudah 2013 aja dibulan Ramadhan pula. Bahagianya  ~(˘▾˘)~
Alhamdulillah kita wajib bersyukur karena masih merasakan Ramadhan
emm sebelumnya mimin ucapin Selamat tahun baru 2013 hehe *telat* semoga di tahun 2013 ini kita bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi lebih maju dan selalu barada dalam lindungan-Nya Aminn 

InsyaAllah disini nanti Mimin pengen nge share nih  "Ramadhan ala Kebondalem" 

Ramadhan kali ini InsyaAllah sedikit berbeda dari tahun kemarin *semoga perubahan ini menjadikan kita menjadi yang lebih baik lagi*

nanti kita bahas lebih lanjut di #CahlorrelEdisiRamadhan 

Senin, 31 Desember 2012

Kaleidoskop IRMAK-Mengabadikan Syukur Meningkatkan Ikhtiar #2 (Habis)


Halo halo.. eh, Assalamualaikum :D. Jumpa lagi. Masih sehat dan semangat yaa untuk membaca kaleidoskop kegiatan IRMAK?

Sesuai janji admin di tulisan sebelumnya, ini adalah sambungannya. Yuk mari diikuti..
Di tulisan sebelumnya, admin lupa menceritakan bagaimana penampilan anak-anak Masjid Kebondalem dalam syawalan santri se-Sedayu. Hehe. Foto-foto di bawah ini mungkin bisa bercerita pada pembaca. 

penampilan di atas pentas, keren ya?
 Setelah Ramadhan, kami vakum beberapa saat. Lalu aktif lagi untuk menyambut Idul Adha. Hari raya yang sering disebut hari raya kurban atau haji ini disambut dengan suka cita di Kebondalem. Jamaah kami kebetulan mendapat undangan dari P2A (maaf, admin gatau kepanjangannya L) Kelurahan Argomulyo untuk berpartisipasi dalam acara Takbir Keliling. Hore. Nah, persiapan mulai kami lakukan, membuat kreasi (tahun ini kami membuat Al-Quran dengan ukuran super) juga lampion karena kami akan berjalan malam hari. Tahun ini takbir keliling tidak dilombakan.

Kami berangkat dari masjid ba’da Isya menuju lapangan Hibrida yang letaknya sekitar 700 meter dari masjid. Kami berjalan kaki sambil bertakbir dengan semangat. Sesampainya di lapangan kami mengambil nomor urut, eh mendapat nomor 18 yang notabene nomor dua dari belakang. Ya apa pun itu, patut disyukuri. Kami berjalan mengikuti rute yang sudah ditentukan panitia. Lumayan sih membuat orang yang tidak pernah olah raga seperti admin capek hehe. Sampai di masjid, jeng.. jeng.. pecel lele sudah tersedia. Alhamdulillah.

Nah, sebelum takbir keliling super duper seru itu, di masjid kami menyembelih hewan kurban. Seluruh warga ikut bekerja bakti, ada yang menyembelih, menguliti, menimbang, mencatat, mengiris, membagi jatah, dan yang tak kalah penting di dapur menyediakan makan siang bagi kami semua yang kerja bakti hhe. Ya, di tengah dunia global yang makin cepat dan egois ini warga Kebondalem masih guyub untuk gotong royong. Sesuatu yang sangat perlu disyukuri.

Pada rapat pertanggungjawaban kegiatan Idul Adha, terdapat ide untuk mengganti kepengurusan IRMAK yang masa baktinya sudah habis. Sebenarnya sekarang merupakan tantangan bagi kepengurusan IRMAK untuk mengelola SDM yang dimiliki, karena terdapat gap generasi cukup lebar. Nah, pada rapat tadi malam (29/12) pengurus baru telah disepakati. Semoga di tahun yang baru, pengurus baru, semangat baru, ide-ide baru sehingga bisa semakin mengguyubkan warga Kebondalem denagn kegiatan-kegiatan yang bermanfaat nan seru. Tak kalah penting, IRMAK  harus jadi lingkar pertemanan yang menguatkan. Hamasah! Ganbatte kudasai! Semangat!
dari kanan: Mas Sofyan (ketua IRMAK), Dzakwan, Mb Siti, Nurma (sekre II), Rini (bendahara I), Nisa (sekre I), Tina (bendahara II 2010-2012), Mas Zani (Bendahara I 2010-12), Zaki


Kaleidoskop IRMAK-Mengabadikan Syukur Meningkatkan Ikhtiar #1


Setelah beristirahat selama beberapa saat, sekarang blog IRMAK insyaAllah mulai aktif lagi. HORRRRRAYYY!!! Eh salah, alhamdulillah.

Sebagaimana media-media lain yang membuat kalaeidoskop, IRMAK juga pengen membuat sebagai bentuk rasa syukur juga evaluasi untuk perjalanan ke depan. Di awal tahun tidak ada kegiatan besar yang kami lakukan. Cerita ini akan kita awali dengan kegiatan Bulan Ramadhan dan Syawalan 1433 H dan akan ditutup dengan pergantian pengurus IRMAK. Check this out... :D

Kegiatan Bulan Ramadhan dan Syawalan 1433 H
Bisa dibilang merupakan pentolan kegiatan IRMAK setiap tahunnya. Selalu seru. Selalu dirindukan. Hehe. Di bulan Ramadhan, IRMAK mengadakan beberapa agenda baik itu rutin maupun insidental. Yang rutin digelar adalah Pengajian Ahad Pagi, Pengajian Anak-anak Sebelum Berbuka Puasa, Lomba Anak Saleh, Salat Tarawih Dan Kultum Tarawih, Kultum Subuh, Tadarus Bersama Selepas Tarawih, Dan Nuzulul Qur’an. Ya, sama seperti masjid-masjid yang lain kami berusaha untuk memfasilitasi masyarakat Kebondalem untuk memakmurkan masjid sebulan penuh Ramadhan sebagai latihan sehingga bisa meningkatkan di 11 bulan yang lain.

Salah satu kegiatan yang paling seru adalah Pengajian Anak-anak menjelang buka puasa, admin merupakan satu dari banyak remaja yang menjadi pengajarnya. Wah seru sekali. Menyanyi bersama, menggambar, mewarnai, bercerita, nonton film, outbond, berbagai kegiatan bermain sambil belajar kami lakukan.  Di tengah suntuknya mengerjakan tugas kuliah dan yang lain, senyum anak-anak, ngeyelnya mereka, ceriwisnya justru jadi hiburan tersendiri. Eh kok malah curhat. Yang pasti berbagi meski sedikit itu menyenangkan.

ini dia serunya buka puasa bersama di Masjid Kebondalem

Tahun ini anak-anak pengajian Masjid Kebondalem mendapatkan undangan dari Jamaah Masjid Al-Ikhlas Surobayan untuk mengikuti Festival Anak Saleh (FAS). Undangan kami terima cukup mendadak sehingga persiapan yang dilakukan juga seadanya (semoga tidak terbaca sebagai apologi). Namun demikian, alhamdulillah dari semua kategori lomba yang kami ikuti, beberapa kategori kami berhasil membawa pulang kemenangan (bukan juara satu sih). Hanifah Nurrahmah berhasil menjadi juara dua dalam lomba mewarnai tingkat TK. M. Nur Hamid membawa pulang gelar juara dua lomba adzan kategori kelas (admin lupa maaf ). Salsabila dan Frida juga berhasil menang.

Setelah sebulan menahan haus dan lapar, tiba saatnya di Hari Kemenangan. Pada malam Idul Fitri, di masjid digelar malam zakat,  seluruh zakat fitrah yang terkumpul, dihitung dan dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. Anak-anak dan beberapa orang remaja biasanya akan takbir keliling kecil-kecilan. Admin sih ga lebaran di Kebondalem jadi ga bisa cerita banyak, hehe. Yang pasti pada saat hari pertama Idul Fitri setelah salat Id, masyarakat Kebondalem akan ziarah ke makam, setelah itu akan ada acara halal bil hala di masjid. Nah, acara yang ditunggu-tunggu adalah pembagian hadiah lomba selama bulan Ramadhan. Lombanya sih ada macam-macam mulai dari adzan, wudhu dan salat, mencari ayat, memasukkan bola dan puncaknya adalah lomba CCA. Zaman admin masih SD dulu, rasanya pengen cepet kelas 4 supaya bisa ikut CCA dan menyesal ketika akan masuk SMP karena tidak bisa ikut CCA lagi hehe. Kenapa sih kok segitunya? Karena lomba CCA berlangsung, ditonton hampir semua warga (kesempatan narsis hehe) dan yang paling penting hadiahnya banyak hhe.

para peserta CCA dengan wajah tegang, hehe


Terakhir, rangkaian ini ditutup dengan kegiatan Syawalan bersama. Tahun ini terbilang cukup spesial karena Masjid Kebondalem didaulat menjadi tempat pelaksanaan Syawalan oleh paguyuban lima takmir masjid: Kebondalem, Gunung Mas, Tegal Rejo, Kamirejo, dan Darul Ulum. Bahasa kerennya mereka adalah steering comitee dan IRMAK serta Takmir Masjid kebagian menjadi organizing comitee (panitia teknis). Biasanya steering comitee ini hanya Takmir Masjid Kebondalem meskipun acara Syawalan tetap mengundang jamaah dari masjid di sekitar. Syawalan ini diisi dengan tausiyah dan juga hiburan dari pengajian anak-anak Masjid Kebondalem dan nada dakwah dari Surobayan. Seru kan?

ramainya syawalan bersama :D


Nah karena tulisan ini sudah panjang dan admin takut pembaca bosan, kaleidoskop ini akan bersambung.. See you :)

Minggu, 24 Juli 2011

“RAJA LELE” - sekelumit cerita saat panen ikan di kolam masjid – 1432 H



Menjelang ramadhan tahun ini, banyak kegiatan dalam menyambut datangnya bulan Suci di Kebondalem. Salah satu agenda yang telah terlaksana adalah memanen ikan di kolam Masjid Kebondalem. Dengan menggunakan diesel penyedot air, kolam dikuras terlebih dulu agar ikan lebih mudah ditangkap. Ada banyak jenis ikan yang ada di kolam ini, baik yang memang sengaja dipelihara oleh irmak, ataupun ikan yang dititipkan warga untuk “meramaikan” kolam ini. Ada nila, bawal, sapu-sapu, patin, dan juga yang paling menarik perhatian “Raja Lele” (djumbo-red) karena ukurannya yang memang paling besar di kolam ini.



Inilah salah satu kegiatan bersama warga Kebondalem, sebagai ajang untuk mempererat keakraban satu sama lain.

Senin, 13 Juni 2011

Sedikit Air Mata, Untukmu Saudaraku...

Pagi itu, di penghujung tahun lalu, kami semua melihat lagi sebuah petunjuk, sebuah tanda kebesaran Sang Maha Pencipta. Abu putih menyelimuti desa kami tercinta, Kebondalem. Abu yang tentunya kami semua tahu, bahwa ia adalah sisa dari suatu pembakaran. Tapi kami tak tahu apa yang terbakar, hingga mentari bangun dan muncul dari peraduannya di ufuk timur, walau tak se-garang biasanya. Karena ternyata abu itu tak hanya menutupi desa kami, namun sebagian besar wilayah Yogyakarta dan juga kota-kota lain.

Subhanallah, Sang Jabal yang konon katanya dijaga oleh seorang kuncen bernama Maridjan, memuntahkan isi perutnya. Ya,.. Merapi meletus lagi. Dan apa yang terjadi, hamparan hutan hijau yang dulu sejuk, seketika menjadi hangus terbakar, panas. Batang-batang yang dulu gagah berdiri nan indah, kini lumpuh tak berdaya. Burung-burung yang dulu lincah terbang, kini kehilangan habitatnya. Para penggembala pun, kini tak tahu harus kemana mencarikan makanan untuk ternaknya. Tak cuma itu, Sang Izroil pun datang untuk menjemput jiwa-jiwa milik-Nya, jiwa-jiwa yang memang telah habis jatah nafasnya di dunia. Inilah cara Allah agar kita selau ingat...





Dengan bencana ini kita melihat.
Dengan bencana ini kita sadar.
Dengan bencana ini kita berbagi.

Harus kah kita menuggu datangnya bencana, baru kita sadar untuk berbagi seperti ini... Ya Robb, ampuni kami... Ya Robb, terima kasih telah mengingatkan kami...





Mungkin hanya hal kecil ini yang bisa kita lakukan, hanya yang sedikit ini yang bisa kita berikan, selain do’a yang selalu kita panjatkan. Terima kasih kepada warga kebondalem dan sekitar yang telah berpartisipasi. Semoga Allah meridhoi ikhtiar yang kita lakukan. Amiin.

Sabtu, 15 Mei 2010

Mukmin yang kuat lebih dicintai....

Sebuah pemahaman baru bagi kami, bahwa pengabdian tak melulu orientasi ke luar organisasi (masyarakat). Maksudnya sebuah keluarga (seperti IRMAK) tentu butuh konsolidasi internal agar lebih kuat, tak hanya secara ikatan hati namun juga terlihat pada jasmaninya. Jika setiap individu sudah berupaya keras untuk meningkatkan keimanan hatinya dengan beribadah (ritual), maka bukan berarti harus berhenti pada perjuangan hati, tapi fisik juga tak kalah penting.




المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف، وفي كلٍّ خير
Artinya, “Seorang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah, dan pada setiap keduanya ada kebaikan”.(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah Rodhiyallahu ‘anhu.)


Sebuah kegiatan rutinitas baru para pejuang IRMAK yaitu futsal. Sebenarnya dulu sewaktu kami masih SD, sering main bola di lapangan voli dusun Kebondalem. Namun karena tuntutan kesibukan, maka kami jarang melakukannya. Dan sekarang baru teringat bahwa kami butuh mengolah raga ini, sebagai wujud rasa syukur kita kepada Sang Penguasa raga manusia... karena mukmin yang kuat lebih dicintai...






Sejarah Singkat (sumber: wiki...)
Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala.
Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.